1.       ENIAC

Sebenarnya sebelum ENIAC sudah ada suatu computer elektronik digital yang dotemukan pada tahun 1937-1932. Lalu pada tahun 1946 baarulah lahir sebuah computer yang bernama ENIAC, ENIAC adalah singkatan dari Electronic Numerical Integrator and Computer dan ENIC ini diciptakan untuk digunakan sebagai mesin penghitung lintasan peluru untuk angkatan darat Amerika. ENIAC ini dapat mengerjakan 5000 perhitungan/detik (10.000x lebih lambat dibandingkan dengan computer zaman sekarang), tetapi sayangnya ENIAC ini memiliki banyak kekurangan diantaranya adalah:

a.       ENIAC membutuhkan 18.000 tagung hampa, 70.000 resistor, 5 juta titik solder, tempat yang sangat luas yaitu 548,6 m dan daya sebesar 160kW

b.      ENIAC memiliki berat yang sangat besar yaitu 30 ton

c.       ENIAC membutuhkan

d.      ENIAC hanya dapat melakukan suatu masalah perihitungan yang sama, jika ingin melakukan perhitungan yang berbeda maka ENIAC harus di reset dengan cara mengatur ulang kabelnya

e.      Setiap 7 menit terdapat 1 tabung hampa yang rusak

Berikut ini adalah foto ENIAC:

2.       Transistor

Setelah ENIAC dengan tabung hampanya yang sangat merepotkan ditemukanlah tekhnologi  penggantinya yang sering kita sebut dengan Transistor. Transistor dikembangkan pada tahun 1947, transistor sebenarnya nerupakan switch listrik mini yang bisa berganti-ganti on dan of sebanyak ribuan kali perdetik. Transistor ini memiliki banyak kelebihan di bandingkan dengan tekhnologi tabung hampa, diantaranya adalah:

a.       Ukuran transistor pertama ditemukan 100x lipat lebih kecil dari tabung hampa

b.      Tidak butuh waktu pemanasan

c.       Lebih hemat energy

d.      Lebih cepat

e.      Lebih tangguh

f.        Transistor merupakan pangkal dari proses miniatuisasi yang tidak pernah berujung

Pada tahun 1960, 1 transistor berukuran seluas 1,5 cm, ini lah yang memungkinkan seseorang yang benama Zenith untuk memproduksi radio transistor yang beratnya hanya 0,45 Kg.

Gambar Fisik Transistor                                    Kaki-kaki pada Transistor

3.       Intergrated Circuit (IC) / Micro Elektronik

Pada tahun 1958 ada seseorang yang bernama Jack Kilby dari Texas Instrumen Menemukan suatu tehnogogi yang lebih canggih dari transistor, tehnologi tersebut adalah Integrated Circuit (IC). Dulu transistor itu di produksi perbiji lalu transistor itu disatukan dalam sirkuit elektronik dengan kawat dan solder. Tetapi sekarang transistor itu sebagai suatu komponen IC yang merupakan kesatuan sirkuit elektronik, termasuk kawat yang membentuk “chip” tunggal dari bahan khusus (biasanya menggunakan silicon).

4.       Micro Processor

Perkembangan generasi dari IC ke Micro Processor dipacu oleh keinginan untuk membuat Micro Computer, perkembaangan tahap ini hanya pada bantuk dan computer dan sofwer yang sedikit lebih maju saja. Tujuan lebih jelasnya adalah hanya ingin mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik dalam sebuah chip tunggal yang mana data didalmya bisa di proses. Dan Micro Processor ini sekarang dapat di produksi dan di program untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan.

5.       Intel Processor

Tidak lama kemudian, processor mengalami perkembangan yang sangat cepat, dan lahirlah tekhnologi processor yang bernama Intel Processor. Processor yang pertama kali digunakan PC adalah Processor 8086 dari Intel yang di gunakan pada komputer jenis XT (Extended Technology). Setelah itu Intel Processor berkembang sangat pesat dengan melahirkan IP yang mempunyai banyak versi (Ex: Processor 8026 yang digunakan PC jenis AT (Advanced Technology)) dan bergenerasi.

Singkat cerita Intel Processor menggunakan system penamaan x86 dengan berbagai macam jenis. Setelah menggunakan x86 Intel meluncurkan Intel Pentium I yang menggunakan socket-socket dan mempunyai kecepatan yang selalu meningkat seiting dengam perkembangannya. Setelah diluncurkan Intel Pentium I lalu berkembanglah Intel sampai ke Pentium IV.

Tidak sampai situ saja perkembangan Intel. Sepertinya intel belum puas dengan semua yang telah mereka buat. Tidak lama kemudian munculah generasi ke 8 dari jajaran processor dari intel yaitu Core 2 yang sudah menggunakan arsitektur x86. Setelah itu Intel mengembangkan technology processornya menjadi i3, i5, dan i7 yang tentunya memiliki tingkat kemampuan processor yang lebih baik.